Sejarah Digital Marketing dan Trend Marketing

Digital marketing didefinisikan sebagai praktik pemasaran di dunia teknologi.  Marketing dapat dilakukan melalui berbagai platform seperti internet, media sosial dan bahkan pesan text. Kali ini kami akan fokus untuk membahas tentang bagaimana dunia marketing dapat dimulai sampai dengan trend marketing yang berlanjut hingga masa ini. Topik yang akan saya bahas adalah praktik digital marketing yang dianggap efisien namun telah memungkinkan bisnis untuk memperluas pasar suatu target perusahaan.

Praktek digital marketing mulai populer pada tahun 1990-an dan menjadi banyak digunakan pada 2000-an. Dipercayai bahwa pemasaran digital pertama kali terjadi pada 1980-an, sebagai sarana penjualan mobil. Namun, pekerjaannya dalam strategi pemasaran bisnis saat ini masih terus berkembang. Pemasaran digital mulai mengalami perubahan dari pemasaran secara tradisional (TV, cetak, dan radio) hingga beralih ke metode yang konvensional dengan tambahan yang memungkinkan pelanggan untuk berkomunikasi dengan bisnis. Pemasaran tradisional memiliki permasalahan dimana mereka tidak memberikan kesempatan untuk merespons melalui informasiu yang diberikan pelanggannya. Namun pemasaran digital memungkinkan perusahaan untuk menjangkau audiens yang spesifik sementara juga menyediakan saluran bagi pelanggan untuk terhubung dengan bisnis. Pemasaran digital, di sisi lain, melakukan hal yang sama dengan metode konvensional, dengan tambahan yang memungkinkan pelanggan untuk juga berkomunikasi dengan bisnis. 

Lalu mulai banyak trend yang muncul dalam industri digital marketing yang mengendalikan masa depan dair marketing, baik dalam jangka waktu yang panjang maupun yang pendek ketika mereka diidentifikasi melalui data yang dikumpulkan dalam inisiatif sebelumnya. Beberapa tren pemasaran digital terkini meliputi:

– Langkah menuju personalisasi

– Bisnis tradisional mulai melawan

– Mobile marketing semakin matang, sementara industri marketing saat ini sedang bertumbuh

– Media sosial memfokuskan kembali pada kualitas daripada kuantitas

  • Dorongan untuk menjembatani kesenjangan antara pemasaran online dan offline

Setiap tren ini memainkan peran penting dalam bagaimana marketer digital dan bisnis dapat melanjutkan kampanye mereka. Hingga saat ini, diyakini bahwa personalisasi adalah yang terbaik, dan dalam beberapa kasus, satu-satunya cara untuk menargetkan pasar tertentu. Namun, dengan meningkatnya kekhawatiran seputar privasi, metode ini perlu banyak pertimbangan.

Silahkan cek blog kami: https://ikutidm.id/blog-dan-artikel/

Untuk mengetahui profile founder: https://ikutidm.id/founder-story/

List Jasa Digital Marketing kami: https://ikutidm.id/digitalmkt/

Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/aFLyMPfD1JTe5GUN6