Belajar Elemen dan Fase dari Online Public Relation Yuk!

Banyak platform yang digunakan untuk menyebarkan informasi secara detail, namun kali ini kita akan belajar mengenai cara mengendalikan aspek public relation yang dilakukan secara online. Halo, perkenalkan saya Abigail Aurellia, Digital Marketing Specialist Junior dari Ikuti DM. Topik yang akan saya bahas adalah mengenai Online Public Relation. Kita akan mengidentifikasi empat elemen Public Relation hingga fase online public relation.

Public Relation

            Pertama-tama kita akan membahas tentang public relation yang adalah praktik membangun dan mempertahankan profil public suatu organisasi yang terdiri dari strategi komunikasi untuk tujuan yang saling menguntungkan bagi perusahaan dan public. Dibagi menjadi 2 jenis, tradisional dan digital dan dilakukan menggunakan media online dan tradisional menggunakan metode offline melalui media televisi, cetak dan bahkan radio. Ketika kedua metode ini dibandingkan, metode tradisional dianggap lebih memakan waktu dengan proses publikasinya. Maka yuk pelajari lebih dahulu tentang metode online ini! Terdapat 4 elemen Public Relation online, yaitu:

  • Content Marketing

Promosi content campaign yang dilakukan untuk menarik perhatian audiens yang telah ditargetkan

  • Public Relation

Hubungan antar masyarakat yang mencakup 5W+1H (Who, When, Where, What, Why, How)

  • Search Engine Optimization

Digunakan untuk menghasilkan backlink (link di dalam situs web untuk mengarahkan ke situs lain lagi) untuk meningkatkan web awareness

  • Media Sosial

Platform yang menjadi alat terbaik bagi perusahan untuk menampilkan konten.

Ada sejumlah alat untuk membantu perusahaan menggunakan strategi PR online-nya meliputi, distribusi artikel, blog, newsletter email, podcast & webinar, press release, SEO, social media dan website. Terdapat 4 fase dalam media online yang membentuk public relation dalam beroperasi, dimana keempat fase ini saling mengikat dalam mempengaruhi media.

Fase 1: Fase pertama, atau proses, adalah kebutuhan untuk menarik perhatian.

Fase 2: Berikutnya adalah kebutuhan untuk meningkatkan keterlibatan sambil mendorong dialog.

Fase 3: Tahap ketiga dari proses PR adalah tentang menghasilkan buzz, atau minat pada kampanye untuk membangun sebuah awareness.

Fase 4: Bagian terakhir dari proses ini terkait dengan manajemen krisis untuk melindungi brand dari segala hasil negatif di masa depan.

            Untuk menjaga konsistensi di seluruh proses Public relation, penting untuk memiliki perwakilan perusahaan tunggal yang bertanggung jawab atas aspek public dari semua strategi ini. Tapi, mengapa perusahaan harus menggunakan strategi PR online ya?

            Taktik PR online mengarah kepada brand awareness dan kredibilitas yang dibutuhkan suatu bisnis untuk meningkatkan loyalitas customer loh! Metode ini dianggap mudah dan murah untuk mendistribusikan informasi kepada audiens yang telah ditargetkan hingga public. Tunggu apa lagi? Yuk coba praktek dengan metode ini!

Silahkan cek blog kami: https://ikutidm.id/blog-dan-artikel/

Untuk mengetahui profile founder: https://ikutidm.id/founder-story/

List Jasa Digital Marketing kami: https://ikutidm.id/digitalmkt/

Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/aFLyMPfD1JTe5GUN6