MINDFUL LISTENING AS KEY TO DIGITAL MARKETING

Mindful Listening itu maksudnya apa sih? Apa hubungan mindful listening dengan Digital Marketing? Halo, perkenalkan saya Abigail Aurellia, Digital Marketing Specialist Junior dari Ikuti DM. Topik yang akan saya bahas adalah mengenai Mindful Listening. Kenapa Mindful Listening? Karena kebanyakan orang kesulitan untuk menjadi seorang pendengar yang baik padahal, menjadi pendengar yang baik bermanfaat dalam social skill seseorang. Sementara dalam digital marketing, mindful listening membantu seller dalam mendengarkan demand dari targeted customers, apa yang sedang in dan apa yang sedang dibutuhkan market tersebut.

Ikuti Digital Marketing menerapkan tehnik dimana ada empati dalam setiap pekerjaan yang kami lakukan. Empati kami terapkan dimana posisi Ikuti Digital Marketing adalah sebagai penolong bagi Customer. Kami menaruh diri kami di dalam sepatu Customer kami untuk mendapatkan goal dan tujuan yang ingin dicapai bersama-sama. Secara bertahap melalui mendengarkan permasalahan yang ingin diperbaiki (problem solving) hingga mencapai tujuan (goal achieving). Kami mengubah sudut pandang untuk memulai menilai informasi berdasarkan perspektif lawan bicara dan tidak sekedar mengambil asumsi. Asumsi yang diambil dengan segera ketika sedang berinteraksi akan menghasilkan kesalahpahaman yang fatal. Kami memberikan perhatian penuh untuk dapat memberikan hasil yang maksimal untuk customer kami. Kami memberikan pikiran kami sebagai halaman kosong dimana customer adalah fokus utama kami tanpa keraguan sedikit pun.  

Mindful Listening

Untuk menjadi seorang pendengar yang baik bagi customer, inilah beberapa tehnik yang kami terapkan seperti,

  1. Meditasi, tehnik yang membantu membentuk perhatian dalam mengenali diri sendiri, menjadi lebih sabar dan hadir untuk orang lain.
  2. Lingkungan, memberikan pengaruh yang besar dalam menghadapi situasi dimana lingkungan yang berantakan cenderung memberikan kesan berantakan dan sulit untuk berpikir dengan jernih.
  3. Kebiasaan, menerapkan lingkungan yang rapih dan bersih serta meditasi dalam kehidupan sehari-hari akan mengembangkan fokus manusia dalam hal-hal yang penting.

Intinya berpegang pada sifat empati, dimana sifat berempati kepada setiap kasus customer yang berbeda-beda dengan lingkungan yang mendukung. Gerak tubuh juga tidak kalah penting dalam memberikan perhatian penuh ketika mendengarkan seseorang   berbicara yang harus dimulai dengan jabatan tangan yang kuat untuk memulai pembicaraan hingga mempertahankan kontak mata dan ekspresi wajah sepanjang pembicaraan.